Mang Pram
Mang Pram Freelancer

Penikmat kopi di ruang sepi penuh buku || Humas || Penulis Skenario Film || Badan Otonom Media Center DPD KNPI Kota Cilegon

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

Ayah, Kini Saatnya Menjadi Super Hero Selama Ramadan di Rumah

23 April 2020   19:42 Diperbarui: 23 April 2020   19:45 472
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ayah, Kini Saatnya Menjadi Super Hero Selama Ramadan di Rumah
Ilustrasi foto dari Shutterstock

Ayah juga memiliki tanggungjawab sebagi pendidik. Ini waktu yang tepat bagi Ayah untuk mengajarkan kebaikan dalam ibadah kepada anak-anaknya.

Menjadi Ayah yang saleh adalah contoh yang baik bagi anak-anak. Amalan-amalan yang baik akan dijadikan teladan untuk anak-anak.

Ayah, mari kita mulai jalani ibadah ramadan ini dengan penuh amalan-amalan baik.

Berjamaah solat lima waktu mungkin sudah biasa. Khusus di bulan ramadan ada solat sunah istimewah, yaitu tarawih.

Salat tarawih berjamaah masih bisa dilaksanakan di rumah. Bersama Ibu, anak-anak masih bisa dikontrol. Ayah tentu berperan sebagai imam.

Jumlah rakaat mau sepuluh atau duapuluh, Ayah bisa melihat situasi kondisi anak. Durasi pelaksanaan juga bisa ditentukan oleh imam agar anak-anak tetap mau menjalankan solat hingga selesai.

Setelah solat tarawih selesai. Bisa dilanjut dengan mengaji bersama. Ayah yang selama ini sibuk bekerja belum tentu ada waktu mengajari anak mengaji. Kini saatnya belajar mengaji bersama anak di rumah.

Anak-anak pasti senang melihat aktifitas ibadah orang tuanya. Anak akan mencontoh apa yang dilakukan oleh orang tuanya.

Kini saatnya Ayah memberi contoh amalan-amalan yang baik kepada anak. Memberi contoh adalah media belajar yang paling memungkinkan diikuti oleh anak-anak.

Bukankah anak yang saleh adalah harapan bagi setiap orang tua? Untuk itu, orang tua saatnya menjadi imam, mendidik, dan contoh yang baik untuk anak-anaknya.

Ayah, ramadan di rumah akan tetap istimewah. Menjalankan ibadah di rumah dengan penuh kehangatan. Sama-sama membangun surga dunia yang insyallah sama dengan menciptakan surga di akherat nanti.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun