Tidak selalu menulis, tapi percaya setiap tulisan bisa jadi ruang berbagi pengalaman dan ilmu
Assalamu'alaykum. Di rumah saya ada Pak suami, dua anak laki remaja dan dewasa muda, apa yang harus siapakan untuk kebutuhan gizi mereka selama puasa ini? Saya sakit sendi dan otot kaku sisa sakit chikunguya akhir Desember 2025
Wa’alaikumussalam Ibu, terima kasih untuk pertanyaannya Ibu Tri Sapta 🙏
Lekas sehat kembali ya, Bu. Semoga proses pemulihan chikungunya berjalan lancar dan nyeri sendinya segera berkurang, karena memang sisa nyeri sendi dan otot kaku bisa cukup mengganggu aktivitas harian, termasuk saat menyiapkan makan sahur dan berbuka.
Untuk kebutuhan keluarga di rumah, sebenarnya tidak harus menyiapkan menu yang rumit. Yang penting, makanan saat sahur dan berbuka tetap mengandung gizi seimbang seperti karbohidrat sebagai sumber energi, protein (telur, ayam, ikan, tempe, tahu), serta sayur dan buah.
Selama Ibu masih dalam masa pemulihan, menu praktis seperti sayur sop, sayur bayam, atau sayur bening seperti oyong serta tumis sederhana seperti tumis buncis bisa jadi pilihan karena cepat diolah dan tidak terlalu menguras tenaga. Untuk lauk, bisa menyiapkan telur dadar, tempe orek, tumis tahu, atau ikan yang digoreng. Buah seperti kurma, pisang, atau jeruk juga bisa disiapkan sebagai pelengkap.
Jika memungkinkan, anggota keluarga juga bisa ikut membantu menyiapkan sahur atau berbuka agar beban Ibu tidak terlalu berat.
Semoga membantu ya, Bu 😊
Assalamu'alaikum bidan Lisa, kenalkan saya Nurul ibu dari 4 anak. Asupan apa yang penting diberikan saat melakukan puasa buat anak-anak? Kebetulan anak yg sudah berpuasa usia 13 dan 8 tahun. Terima kasih.
Wa’alaikumussalam Ibu Nurul. Terima kasih untuk pertanyaannya 🙏🏻
MasyaAllah, semoga anak-anak selalu semangat dalam menjalani puasa ya.
Supaya anak tetap kuat berpuasa dan aktivitasnya tidak terganggu, maka asupan saat sahur, berbuka dan malam hari memang penting untuk diperhatikan.
Saat sahur, anak sebaiknya mendapatkan makanan sumber karbohidrat seperti seperti nasi, roti gandum, atau kentang. Karbohidrat ini membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil sehingga anak tidak mudah merasa lapar saat beraktivitas di siang hari. Tambahkan juga protein seperti telur, ayam, ikan, tahu, tempe, atau susu yang berperan dalam mendukung daya tahan tubuh sekaligus membantu rasa kenyang bertahan lebih lama.
Saat berbuka, anak bisa memulai dengan air putih, buah atau jus buah, kemudian dilanjutkan dengan makanan utama yang seimbang antara karbohidrat, protein, dan sayur. Contohnya nasi dengan lauk sederhana seperti ayam atau ikan, ditambah sayuran.
Sayur dan buah penting diberikan di kedua waktu makan. Selain membantu melancarkan pencernaan, buah juga mengandung vitamin dan mineral yang mendukung daya tahan tubuh. Kandungan air dalam buah seperti semangka, pepaya, atau jeruk juga membantu hidrasi anak sehingga tidak cepat haus di siang hari.
Kemudian waktu berbuka sampai sahur, pastikan kebutuhan cairan anak tetap terpenuhi. Minum bisa dicicil secara bertahap di malam hari agar tubuh tetap terhidrasi. Nah agar anak lebih semangat, Ibu juga bisa menyiasatinya dengan menggunakan gelas atau botol minum yang disukai anak. Sebaiknya juga tidak terlalu sering memberikan minuman tinggi gula karena justru bisa membuat anak lebih cepat haus saat berpuasa.
Dengan asupan yang seimbang antara sumber energi, protein, sayur, buah, dan cairan, insyaAllah anak dapat menjalani puasa dengan nyaman.
Semoga anak-anak dimudahkan dalam berpuasa ya, Bu Nurul.
Halo Kak Lisa, perkenalkan saya Rinta ibu dari 3 Toddler, dan salah satu anak saya yang sulung akan memulai Puasa Ramadan perdananya, apakah ada vitamin khusus atau tips untuk menunjang anak bisa kuat belajar puasa Ramadannya?
Halo Bu Rinta, terima kasih untuk pertanyaannya 🙏🏻
Agar anak kuat menjalani puasa pertama, yang paling penting sebenarnya adalah sahur yang seimbang.
Pastikan sahurnya mengandung karbohidrat dari nasi sebagai sumber energi untuk aktivitas seharian, protein dari tahu, tempe, atau ayam agar anak merasa kenyang lebih lama,serta serat dari buah atau sayur supaya pencernaan tetap lancar. Dengan sahur seperti ini, InsyaAllah anak lebih siap menjalani puasa sepanjang hari dan tidak mudah lemas.
Saat berbuka, mulai dengan yang ringan dulu, misalnya kurma atau buah, baru lanjut makan utama. Kalau sahur dan berbuka sudah seimbang, vitamin tambahan sebenarnya tidak wajib. Vitamin akan diperlukan kalau anak susah makan, kurang nafsu, atau ada anjuran dokter. Pastikan juga anak cukup tidur dan tidak terlalu lelah, supaya tubuh bisa menyesuaikan diri dengan jadwal puasa baru.
Semoga informasi ini bermanfaat, dan ketiga toddler tetap semangat menjalani puasanya yaa 😊
Assalaamu alaikum wr wb. Bu Lisa. Mohon pencerahannya. Saya ini penggemar kopi tapi sudah tidak merokok. Selama bulan Ramadan ini ada jadwal ngopi yang berubah. Terutama pada saat buka puasa dimana perut kosong, apakah aman?
Wa’alaikumussalam wr. wb. Terima kasih untuk pertanyaannya Pak Akihensa 🙏🏻
Sebenarnya, minum kopi saat berbuka puasa dalam kondisi perut kosong kurang disarankan. Karena kandungan Kafein dalam kopi bisa merangsang produksi asam lambung sehingga berpotensi menimbulkan rasa tidak nyaman seperti rasa perih, mual, atau kembung, apalagi setelah seharian berpuasa.
Sebaiknya, buka puasa diawali dengan air putih dan makanan. Lalu tunggu sekitar 1–2 jam, setelah itu kopi dapat dikonsumsi. Dengan begitu, perut sudah terisi dan lebih nyaman sehingga risiko gangguan lambung berkurang.
Selama dikonsumsi dalam jumlah wajar dan tidak dalam kondisi perut kosong, kopi tetap bisa dinimkati selama ramadan. Semoga informasi ini membantu, dan tetap semangat menunaikan ibadah puasa.
Pertanyaan Anda sudah terkirim.
Apakah Anda yakin ingin menghapus pertanyaan ini?
Apakah Anda yakin ingin menghapus jawban ini?
lorem ipsum dolor sit amet adipiscing elite lorem ipsum amet consectetur lorem ipsum dolor sit amet adipiscing elite lorem ipsum amet consecteturlorem ipsum dolor sit amet adipiscing elite lorem ipsum amet consectetur