Himam Miladi
Himam Miladi Penulis

Penulis Konten | warungwisata.com | Email : himammiladi@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

Jangan Takut Berinfak dengan Harta yang Terbaik

25 April 2022   11:03 Diperbarui: 25 April 2022   11:06 849
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Jangan Takut Berinfak dengan Harta yang Terbaik
Biasanya, orang berinfak dengan uang tunai. Tapi kali ini seorang ibu muda menginfakkan perhiasan emasnya (ilustrasi dari pixabay)

Mungkin ini jarang terjadi, namun kali ini benar-benar terjadi!

Setelah salat Ashar, seorang ibu mendatangi kantor takmir, lalu tanpa pikir panjang ibu ini mengeluarkan sebuah kalung emas dan berkata, "Saya ingin menginfakkan kalung emas ini!"

Masyaallah! Biasanya, orang berinfak dengan uang tunai. Tapi kali ini seorang ibu muda menginfakkan perhiasan emasnya. Kami yang saat itu sedang berada di kantor takmir sampai bengong sejenak, tidak bisa berkata apa-apa.

Setiap Simpanan Ada Perhitungannya di Hari Akhir

Kebanyakan kita enggan melepaskan barang-barang yang kita sayangi. Coba lihat dan pikirkan, betapa banyak barang-barang di rumah yang kita biarkan tidak terpakai, dengan alasan barang-barang tersebut adalah barang-barang kesayangan, dengan beribu alasan!

Ini masih muat kok!

Aduh, ini kan baju kenangan!

Sepatu model ini kan masih tren!

Jangan dong, tupperware beli mahal-mahal kok mau dikasihkan orang!

Ingat, simpanan-simpanan itu akan ada hisabnya di hari kemudian.

Simpanan sarung yang tidak terpakai, baju-baju yang mulai kekecilan, celana yang sudah tidak muat lagi di pinggang. Simpanan toples tupperware yang menumpuk di kardus, masih terbungkus plastik, tak pernah dipakai dan tak ada rencana dipakai.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun