Cara Mengelola Keuangan Sehat di Bulan Ramadhan
Ramadhan adalah bulan yang di nanti-nantikan seluruh umat muslim di seluruh dunia. Bulan yang penuh berkah dan pahala yang berkelimpahan sekaligus refleksi diri. Namun juga merupakan waktu di mana tantangan keuangan akan muncul.
Faktanya, pengeluaran saat bulan Ramadhan justru semakin meningkat dibandingkan hari-hari biasa. Jika tidak cermat dan jeli dalam mengelola keuangan saat bulan puasa akan berakibat pada kondisi keuangan yang kurang mencukupi saat lebaran.
Di sinilah pentingnya perencanaan keuangan yang tepat karena selain adanya pengeluaran-pengeluaran extra juga penting untuk mengantisipasi menjadi potensi kenaikan harga bahan pokok, ajakan bukber diluar, hingga pengeluaran untuk hari raya Idul Fitri.
Bagaimana cara mengendalikan keuangan selama bulan puasa dan bagaimana untuk dapat menghemat keuangan sehingga kondisi keuangan kita dalam kondisi sehat saat tiba hari raya Idul Fitri nanti. Berikut ini beberapa tips pengelolaan keuangan untuk berhemat di bulan Ramadan.
1. Membuat Rencana Anggaran Keuangan
Mulailah dengan membuat dan menguraikan anggaran khusus selama bulan Ramadhan. Pertimbangkan pengeluaran rutin seperti belanja kebutuhan pokok untuk buka puasa dan sahur, persiapan Idul Fitri dan sumbangan amal.
Alokasikan dana untuk ke tiga kategori-kategori pokok tersebut untuk menghindari pengeluaran berlebihan. Terutama adanya pengeluaran tambahan saat berbuka puasa seperti hidangan takjil dan juga persiapan kebutuhan saat tiba di hari Lebaran nanti.
Seperti keperluan untuk menyediakan kue-kue dan hidangan khas Lebaran untuk para tamu dan keluarga yang datang. Pastikan kita memiliki pemahaman yang jelas akan kondisi keuangan kita.
2. Buat Daftar Belanjaan Makanan
Tidak bisa dipungkiri bahwa salah satu sumber belanja terbesar saat bulan ramadhan adalah pengeluaran belanja makanan untuk menu sahur terutama hidangan berbuka puasa yang pengeluarannya bisa melebihi anggaran di hari-hari biasa.