Rustian Al Ansori
Rustian Al Ansori Administrasi

Pernah bekerja di lembaga penyiaran, berdomisili di Sungailiat (Bangka Belitung)

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

(Fiksi Ramadan) Tak Tampak Hilal dari Rumah Nelayan Pesisir

23 Mei 2020   22:05 Diperbarui: 23 Mei 2020   22:02 270
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
(Fiksi Ramadan) Tak Tampak Hilal dari Rumah Nelayan Pesisir
Ilustrasi (dokpri)

""Hilal telah tampak" berulang kali Jupri menyebutnya sambil berlari pulang menuju rumah.

Jupri masih terengah-engah, saat anak lelaki kelas 5 SD itu tiba di rumah yang berdinding papan, berlantai tanah dengan atap daun rumbia.

"Bapak hilal telah tampak."

"Mana hilalnya?" Ayahnya sambil tersenyum.

"Itu di televisi di rumah om Juragan," kata Jupri seraya menunjuk ke arah rumah permanen yang megah berjarak sekitar 200 m dari rumahnya.

Rumah yang tampak mewah merupakan satu-satunya rumah permanen yang lumayan bagus di pantai Timur itu. Merupakan rumah milik juragan kapal nelayan. Sebagian besar rumah di situ merupakan rumah gubuk yang berdinding papan seperti rumah yang ditempati Jupri.

Ayahnya sudah tahu maksud anaknya. Jupri baru saja menonton televisi di rumah tetangga yang juga majikan ayahnya yang ia panggil om Juragan. Ia di rumah tidak punya televisi. Sidang isbat yang ditayangkan di televisi telah melihat hilal.

"Jadi kalau hilal telah tampak, ada apa tu Jup," ayah menguji Jupri.

"Tidak tau," kata Jupri.

"Nonton televisinya hingga tuntas," timpal ibunya dari dapur.

"Pertanda apa pak, bila hilal telah tampak," tanya Jupri lagi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun