Suprihadi SPd
Suprihadi SPd Penulis

Pendidikan SD hingga SMA di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kuliah D3 IKIP Negeri Yogyakarta (sekarang UNY) dilanjutkan ke Universitas Terbuka (S1). Bekerja sebagai guru SMA (1987-2004), Kepsek (2004-2017), Pengawas Sekolah jenjang SMP (2017- 2024), dan pensiun PNS sejak 1 Februari 2024.

Selanjutnya

Tutup

TRADISI Pilihan

Bangga Berwisata Alam di Indonesia

17 April 2023   21:43 Diperbarui: 17 April 2023   21:45 1204
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bangga Berwisata Alam di Indonesia
Dokumen Pribadi

Kita harus menyadari bahwa objek wisata alam yang elok bukan hanya untuk diri kita dan keluarga saat ini. Objek wisata itu harus dapat dinikmati oleh anak cucu kita pada tahun-tahun yang akan datang. Saat ini kita mungkin sudah memiliki tradisi berkunjung ke objek wisata alam setahun sekali. Nahkan, jika ada waktu libur, kita menambah kunjungan ke objek wisata alam lain yang viral di medsos.

Bagaimana dengan anak cucu kita nanti. Apakah mereka akan dapat menikmati objek wisata alam seperti yang kita nikmti saat ini?Untuk itu, kita perlu ikut menjaga objek wisata yang kita kunjungi, Kita harus bertanggung jawab menjaga kelestariannya agar anak cucu dapat ikut menikmati.

Kalau perlu, kita ikut membuat kampanye sederhana dalam menjaga objek wisata alam. Kita dapat membuat poster sederhana yang disebarkan lewat medsos. Contoh sederhana kita membuat tulisan "Anak cucu kita ingin juga menikmati objek wisata alam yang nyaman"; "Mari kita jaga objek wisata alam dengan tidak membuang kemasan makanan dan minuman pada sembarang tempat".

Berdasarkan pengalaman berkumjung ke objek wisata alam di beberapa daerah di Indonesia, kami sering mendapati sampah kemasan makanan di sudut-sudut tempat wisata. Pengelola objek wisata cukup kewalahan untuk membersihkan sampah yang begitu menyebar dan selalu ada. Untuk itu, marilah kita sebagai pengunjung ikut menjaga kebersihan dan kenyamanan objek wisata alam yang kita kunjungi.

Selamat menikmati liburan lebaran. Semoga kita selalu ingat bahwa menjaga lebih baik daripada mengobati. menjaga lingkungan lebih baik daripada merusaknya. 

@pesona.indonesia

@wonderfulindonesia

#DiIndonesiaAja

Bacaan referensi:

Penajam Paser Utara, 17 April 2023

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun