Susanti Hara
Susanti Hara Administrasi

Pembelajar aktif yang senang untuk terus berpartisipasi dan berkreasi untuk memberikan warna pada kehidupan

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN

Perhatikan 9 Hal Ini agar Stamina Tetap Fit di Bulan Puasa

21 Mei 2018   20:31 Diperbarui: 21 Mei 2018   20:44 1386
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Perhatikan 9 Hal Ini agar Stamina Tetap Fit di Bulan Puasa
Nikmatnya tidur - Dok. Susanti Hara

Orang yang sedang berpuasa biasanya sering merasa mengantuk, penginnya tidur terus, kurang semangat, cepat capek, badan lemah, letih, lesu, atau mendadak sakit ini itulah selama puasa? Wah, itu bahaya lho. Harus segera diatasi. Ayo jangan sampai puasa Ramadanmu menjadi sia-sia dan menjadi penghalang untuk tetap aktif bekerja.

Pada kesempatan ini saya ingin berbagi tips sederhana agar stamina tetap fit selama bekerja di bulan puasa. Selamat menyimak!

1. Luruskan niat sedari awal untuk menjalankan ibadah puasa sebaik mungkin

Pasti sudah pernah mendengar hadits yang diriwiyatkan Bukhori Muslim yang kutipannya berbunyi: sesungguhnya amalan itu tergantung niatnya, dan sesungguhnya setiap orang mendapatkan sesuatu sesuai dengan apa yang diniatkan.

Hal ini bisa dimaklumi karena niat bagaikan mind set yang tersimpan di alam bawah sadar dan akan terus menggiring seseorang untuk melakukan apa yang diniatkan hingga benar-benar terwujud. Begitupun puasa, ketika kita berniat berpuasan karena Allah Subhanahu wata'ala semata, maka bekerja saat berpuasa pun bukan masalah. Bahkan seharusnya bersyukur bisa mendapatkan banyak kesempatan mendapatkan pahala beribadah, ya pahala puasanya orang yang bekerja, dan pahalanya dari pekerjaan orang yang berpuasa.

2. Mengatasi kantuk saat berpuasa pada jam kerja

Kantuk itu banyak penyebabnya, di antaranya bisa karena kurang tidur dan bisa juga karena kekurangan oksigen. Cara paling mudah mengatasi kantuk saat berpuasa adalah dengan menggerakkan tubuh ke kamar mandi untuk berwudu. 

Masih mengantuk juga? Biasanya saya mengetuk lembut area alis dan sekitarnya menggunakan jemari, kemudian menggerak-gerakkan kepala ke atas dan bawah, atau memutar-mutar kepala dengan mengedarkan pandangan secara bebas.

Masih tetap mengantuk juga? Cara paling mudah adalah mempergunakan jam istirahat untuk mengistirahkan diri, bisa dengan meditasi agar pernapasan lancar, atau mengganti waktu makan siang dengan tidur secukupnya. Dan kembali bekerja setelah jam istirahat selesai.

Selain itu, senam otak atau brain gym, menggerak-gerakkan tubuh, berjalan-jalan ke tempat rekan kerja untuk berdiskusi keagamaan bisa menjadi salah satu jalan mengatasi kantuk pada saat berpuasa.

Saat merasa malas dan datangnya berbagai gangguan yang menggoda, kita kembalikan lagi dengan mengingat niat baik kita berpuasa dan faidahnya bagi kehidupan kita.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun