Tobari
Tobari Dosen

Berharap diri ini dapat bermanfaat bagi orang lain.

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN

Mengapa Menata Hati Penting dalam Menjadi Pribadi yang Baik

1 Mei 2023   11:11 Diperbarui: 1 Mei 2023   11:21 2120
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Mengapa Menata Hati Penting dalam Menjadi Pribadi yang Baik
Gambar : Dokumen Pribadi

Bismillah.

Salah satu upaya Manajemen Diri kita adalah menata hati, karena hal ini adalah proses yang sangat penting dalam kehidupan kita.

Menata hati berkaitan erat dengan perilaku kita sehari-hari dan dapat mempengaruhi cara kita berinteraksi dengan orang lain.

Sebagai individu, kita seringkali terfokus pada pengembangan keterampilan teknis dan pengetahuan, tanpa memperhatikan kondisi hati kita.

Padahal, menata hati adalah faktor penting dalam menciptakan pribadi yang baik.

Menata hati dapat diartikan sebagai proses mengenali, menerima, dan mengelola emosi kita dengan baik.

Hal ini memungkinkan kita untuk menjaga keseimbangan emosi dan perilaku kita sehari-hari.

Kondisi hati yang baik juga dapat membantu kita menjadi pribadi yang lebih empatik, sabar, dan lebih baik dalam berinteraksi dengan orang lain.

Menata hati juga dapat mempengaruhi perilaku kita dalam lingkungan kerja.

Sebagai contoh, ketika seseorang merasa cemas atau sedih, hal ini dapat memengaruhi hasil kerjanya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun