M. Gilang Riyadi
M. Gilang Riyadi Penulis

Movie review and fiction specialist | '95 | contact: gilangriy@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Artikel Utama

Memahami Kecewa dan Bahagia Bersama Buku "Jika Kita Tak Pernah Baik-Baik Saja"

27 Maret 2024   22:06 Diperbarui: 29 Maret 2024   16:31 1180
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Memahami Kecewa dan Bahagia Bersama Buku "Jika Kita Tak Pernah Baik-Baik Saja"
Image by M. Gilang Riyadi

"Bayangkan jika fokusku hanyalah sebatas mencintai diriku. Mungkin, aku akan berusaha mencari pembenaran atas segala kesalahan yang kulakukan, dan berbangga diri terhadapnya, just for the sake celebrating myself. Tak terbayangkan sejauh mana ketersesatanku."

Di akhir sub-bab berjudul Jika Kita Tak Pernah Baik-Baik Saja akan dibahas soal isi besar dari buku ini, yaitu bahwa letak happy ending bukan di dunia ini. Karena kita sudah tahu bahwa masih ada stok kebahagiaan yang kekal tersisa di akhirat bagi orang-orang yang benar.

...

Sekian ulasan buku yang saya baca di bulan Ramadan ini yang bisa juga jadi rekomendasi bagi Kompasianer. Semoga bermanfaat, akhir kata sampai jumpa di tulisan selanjutnya! :)

-M. Gilang Riyadi, 2024-

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun