Kartika Kariono
Kartika Kariono Pengacara

Mengalir mengikuti kata hati dan buah pikiran

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

4 Kriteria "The Perfect Nastar", Paling Akhir Bikin Senewen

21 April 2023   23:18 Diperbarui: 21 April 2023   23:24 1740
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
4 Kriteria "The Perfect Nastar", Paling Akhir Bikin Senewen
Dok. Canva

untuk rasa yang gurih dan harum mewangi kita harus menggunakan butter. Tetapi nastar yang sempurna tidak bisa hanya menggunakan butter, karena kulit nastar yang dihasilkan akan ambyar. Setelah dipanggang akan remuk tak berbentuk. 

Sia-sialah pekerjaan kita.

Campur dengan margarin, sekarang banyak kok produk campuran langsung butter dan margarin, untuk membuat kokoh pergunakan kuning telur yang banyak, susu dan maizena. 

Jangan sampai adonan kalis, karena kue akan keras.

3. Tidak Mudah Berjamur Tanpa Bahan Pengawet.

Nah ini yang bikin senewen, karena nastar ini kue yang sangat rentan berjamur.  Tidak ada cara lain teknik pemanggangannya. Knowing your oven menjadi sangat penting. Pergunakan api atas dan bawah dengan suhu yang sedang saja. Terlalu tinggi akan membuat nastar gosong di luar, mentah di dalam. Pun jika kurang panas, nastar akan tidak matang sempurna dan dapat dipastikan akan mudah berjamur.

Ya, kunci agar nastar tidak mudah berjamur adalah matang yang merata di segala sisi, luar dan dalam.

Ada yang memberi tips untuk menyangrai terigunya terlebih dahulu. Saya tidak merekomendasikannya. Karena seringkali tampilan kuenya akan menjadi terlihat kumal, bukan kuning keemasan. 

4. Tampilan Mulus Kinclong, No retak-retak 

Ah... ini yang paling bikin senewen. Nastar yang cantik adalah nastar yang mulus. Dengan adonan yang tidak kalis bertujuan lumer dimulut agak sulut mendapatkan nastar yang tidak retak. Balik lagi ini kemampuan saat mengovennya.

Ciri khas nastar pada kemulusan sapuan kuning telur di atasnya. Warna kuning terang tanpa penambah zat pewarna. Tidak ada jalan lain selain menggunakan telur omega 3 atau kuning telur ayam kampung.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun