Malik Ibnu Zaman
Malik Ibnu Zaman Penulis

Suka baca buku

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

Menu Sahur Tinggi Serat untuk Menyehatkan Tubuh Anda

17 Maret 2024   15:04 Diperbarui: 17 Maret 2024   15:09 189
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Menu Sahur Tinggi Serat untuk Menyehatkan Tubuh Anda
Pixabay

Sahur merupakan waktu penting selama bulan puasa Ramadan. Makan sahur yang sehat dan seimbang adalah kunci untuk menjaga energi dan kesehatan selama hari puasa. Salah satu aspek penting dari makan sahur adalah memastikan asupan serat yang cukup, karena serat membantu menjaga pencernaan tetap sehat dan memberikan rasa kenyang yang lebih lama. Berikut ini adalah beberapa contoh menu sahur tinggi serat yang dapat membantu Anda menjalani puasa dengan nyaman dan sehat:

1. Bubur Gandum dengan Buah-Buahan Segar

Bubur Gandum: Masak bubur gandum dengan air atau susu rendah lemak. Tambahkan sedikit madu atau potongan kurma untuk memberikan rasa manis alami.

Buah-Buahan Segar: Potong potongan buah seperti apel, pir, pisang, dan anggur. Buah-buahan ini kaya akan serat dan memberikan energi yang stabil selama hari puasa.

2. Oatmeal dengan Campuran Biji-Bijian dan Kacang-Kacangan

Oatmeal: Masak oatmeal dengan air atau susu almond. Oatmeal tinggi serat dan akan memberikan energi yang tahan lama.

Biji-Bijian dan Kacang-Kacangan: Tambahkan campuran biji-bijian seperti chia seeds, biji rami, atau biji labu. Juga tambahkan kacang-kacangan seperti almond, kenari, atau kacang mete untuk menambah protein dan serat.

3. Smoothie Hijau yang Diperkaya dengan Serat

Sayuran Hijau: Campurkan sayuran hijau seperti bayam atau kale ke dalam smoothie Anda. Sayuran hijau mengandung serat tinggi dan nutrisi penting lainnya.

Buah-Buahan: Tambahkan buah-buahan seperti pisang, kiwi, atau mangga untuk rasa manis dan serat tambahan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun