Trainer Hypnosis, Master Hypnotist, Professional Executive, Founder Rumah Hipnoterapi, Founder Mind Power Master Institute, Ketua DPD Perkumpulan Komunitas Hipnotis Indonesia (PKHI)
Ini Dia 3 Targetku Agar Ramadan Jadi Makin Seru!
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah bersabda, "Berpuasalah niscaya kalian akan sehat." (HR Ath Tabrani)
Bulan suci Ramadan adalah waktu yang sangat tepat bagi umat muslim untuk memperbaiki kualitas ibadah serta ketakwaan kepada Allah Swt. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa ibadah puasa merupakan pilar kunci di bulan Ramadan.
Bulan Ramadan memiliki berbagai keistimewaan yang tidak akan ditemukan pada bulan-bulan lain, diantaranya terdapat ibadah puasa sebulan penuh, bulan diturunkannya Al Quran, terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, bulan ditutupnya pintu neraka dan dibukanya pintu surga, serta bulan dikabulkannya semua doa.
Berbagai keutamaan diatas tentu wajib kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya agar kita menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.
Bagi saya pribadi, bulan Ramadan menjadi salah satu waktu yang dinanti. Beberapa tahun ini saya menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan berbagai warna keseruan.
Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, maka setiap Ramadan saya biasa menentukan target pribadi. Tujuannya supaya lebih semangat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan.
1. Menurunkan Berat Badan
Sambil menjalankan ibadah puasa, maka kita juga bisa menjalankan program diet lho. Hal ini karena porsi makanan yang kita konsumsi tentu menjadi berkurang.
Dengan berkurangnya porsi makan, maka berkurang pula jumlah kalori yang kita masukkan ke dalam tubuh. Saat tubuh memerlukan bahan bakar untuk metabolisme, ia akan mengambil dari cadangan lemak. Cara ini disebut dengan diet defisit kalori.
Berikut langkah-langkah yang perlu diperhatikan saat akan menjalankan diet defisit kalori
Pertama, timbang berat badan Anda. Misalnya seperti saya saat ini memiliki berat badan 80kg.
Kedua, tentukan apakah Anda termasuk kategori individu yang rajin atau jarang berolahraga. Jika Anda rajin berolahraga, maka menggunakan pedoman (berat badan x 30), namun jika Anda jarang berolahraga, maka menggunakan pedoman (berat badan x 27) untuk menentukan seberapa banyak kalori yang perlu dikonsumsi setiap hari.
Saya adalah orang yang rajin berolahraga seminggu 3 kali, tetapi saat puasa tentu menjadi agak jarang sehingga saya menggunakan pedoman berat badan (80) x 27 = 2.160kcal. Total 2.160kcal ialah jumlah kalori yang saya butuhkan dalam sehari.
Ketiga, download aplikasi untuk menghitung kalori makanan yang kita konsumsi. Ada banyak aplikasi baik di Playstore maupun Appstore, silakan Anda sesuaikan dengan minat dan kemudahan dalam mengoperasikan.
Keempat, selalu hitung berapa jumlah kalori yang dikonsumsi dengan menggunakan kalkulator kalori. Sebagai contoh tadi saat sahur saya makan nasi 1 piring, ayam goreng bagian sayap dan segelas teh hangat, maka jumlah kalori yang telah saya konsumsi adalah sebagai berikut
Kelima, rencanakan makanan dan minuman Anda saat sahur dan berbuka sehingga bisa terus menjaga defisit kalori setiap hari.
Tentu yang tak kalah penting ialah belajar untuk menahan diri. Jangan sampai waktu berbuka kita justru kalap dan berlebihan dalam menyantap makanan dan minuman.
***
Dengan pola defisit kalori yang dijalankan secara disiplin, maka berat badan Anda akan berkurang karena tubuh membakar lemak sebagai pengganti kalori yang kurang. Target saya di bulan Ramadan ini menurunkan 3 hingga 5 kg sehingga di hari kemenangan bisa memiliki berat badan 78 hingga 75 kg. Seru bukan? Selamat mencoba!
2. Menulis Sebulan Penuh
Tahun ini adalah tahun ke-4 saya bergabung dengan keluarga besar Kompasiana. Tempat dimana saya bisa menyalurkan hobi menulis yang ternyata juga bisa menghasilkan cuan, haha..
Bagi rekan-rekan kompasianer yang sudah lama bergabung tentu tidak asing dengan kompetisi menulis Ramadan dari kompasiana. Sebagai informasi bahwa kompetisi ini dahulu dikenal dengan sebutan Samber THR (Satu Ramadan Bercerita, Tebar Hadiah Ramadan)
Ramadan paling berkesan bersama kompasiana adalah tahun 2022 dimana saat itu saya menjadi pemenang hadiah utama Samber THR 2022. Nah.. menulis sebulan penuh menjadi salah satu target saya di Ramadan tahun ini. Syukur-syukur dapat bonus jadi juara lagi, hihi...
Bagi saya, menulis bukan lagi hanya sekedar hobi, melainkan sudah jadi passion karena ternyata dengan menulis, kita bisa menuangkan ide serta gagasan agar bisa dibagikan kepada orang lain. Menulis membangkitkan jiwa.
3. Meningkatkan Kualitas Ibadah
Ramadan jadi momen berharga untuk meningkatkan kualitas ibadah kita. Selain ibadah wajib seperti salat dan puasa, kita juga bisa melaksanakan ibadah sunah seperti salat tarawih, salat tahajud, membaca Al Quran hingga memperbanyak berzikir.
Tak kalah penting adalah aktivitas bersedekah dan berbagi semisal membagikan takjil dan mengadakan acara buka bersama.
Rasulullah SAW pernah bersabda, "Barangsiapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga." (HR Tirmidzi)
Hal-hal diatas yang menjadi target saya untuk meningkatkan kualitas ibadah di bulan Ramadan tahun ini. Semoga semua dilancarkan.
***
Mari manfaatkan bulan istimewa ini untuk menciptakan dan menebarkan hal-hal baik karena Allah Swt melipatgandakan pahala untuk semua ibadah di bulan Ramadan.
Menetapkan target saat Ramadan bisa memberikan keseruan tersendiri, menambah semangat dan motivasi. Apa targetmu di bulan Ramadan? Tulis ya kawan!