Home Educator Omah Rame, Pengajar di BKB Nurul Fikri, Konselor Laktasi, Content Creator
Ramadan, Momentum Emas untuk Habituasi, Bukan Sekadar Menahan Lapar!
Artinya, (Ingatlah), pada hari (ketika) Kami panggil setiap umat dengan pemimpinnya; dan barang siapa diberikan catatan amalnya di tangan kanannya mereka akan membaca catatannya (dengan baik), dan mereka tidak akan dirugikan sedikit pun.
Bila malaikat mencatat amal kita untuk kehidupan di akhirat nanti, journaling yang kita buat mencatat amal kita untuk menjalani kehidupan di dunia.
Mindful Ramadan dengan Journaling
Jurnal Ramadan adalah jurnal yang ditulis saat bulan Ramadan. Menulis jurnal ini bisa membantu kita mencapai goals yang diinginkan. Jurnal Ramadan membantu kita untuk:
Mencatat target Ramadan Misalnya, ingin lebih sabar, lebih banyak baca Al-Qur'an, atau lebih rajin sedekah.
Merefleksikan ibadah harian Apakah hari ini sudah lebih baik dari kemarin? Apa yang bisa diperbaiki?
Mengelola emosi dan pikiran Apa tantangan terbesar selama puasa? Bagaimana cara menghadapinya?
Menumbuhkan rasa syukur Mencatat hal-hal kecil yang membuat Ramadan semakin bermakna.
Menulis membantu kita menyadari hal-hal yang mungkin luput dalam kesibukan sehari-hari, sehingga kita bisa menjalani Ramadan dengan lebih penuh kesadaran.
Cara Praktis Memulai Mindful Ramadan dengan Journaling
Journaling nggak harus ribet atau butuh banyak waktu. Cukup sediakan 5-10 menit sehari untuk menulis, dan kamu sudah bisa merasakan manfaatnya!
Bercerita +SELENGKAPNYA
Ketemu di Ramadan

Selain buka puasa bersama, Kompasiana dan teman Tenteram ingin mengajak Kompasianer untuk saling berbagi perasaan dan sama-sama merefleksikan kembali makna hari raya.
Info selengkapnya: KetemudiRamadan2025