Home Educator Omah Rame, Pengajar di BKB Nurul Fikri, Konselor Laktasi, Content Creator
Ramadan, Momentum Emas untuk Habituasi, Bukan Sekadar Menahan Lapar!
Kesimpulan: Rauh Ramadan yang Lebih Bermakna dengan Journaling, Saatnya Jadi Pribadi yang Lebih Baik
Ramadan adalah waktu yang istimewa, dan kita nggak mau momen ini berlalu begitu saja tanpa ada perubahan nyata dalam diri. Dengan mindful Ramadan journaling, kita bisa menjalani setiap hari dengan lebih sadar, lebih terhubung dengan diri sendiri, dan lebih fokus pada perbaikan diri.
Nggak perlu muluk-muluk, cukup luangkan 5-10 menit sehari untuk menulis, refleksi, dan menyusun niat terbaik. Dengan begitu, Ramadan kali ini nggak hanya lewat, tapi benar-benar menjadi perjalanan spiritual yang berkesan.
Raih Ramadan terbaikmu! Jadikan momentum emas untuk habituasi menuju pribadi lebih baik, tak sekadar menahan lapar dan haus.
Bercerita +SELENGKAPNYA
Ketemu di Ramadan

Selain buka puasa bersama, Kompasiana dan teman Tenteram ingin mengajak Kompasianer untuk saling berbagi perasaan dan sama-sama merefleksikan kembali makna hari raya.
Info selengkapnya: KetemudiRamadan2025